Rezim Kim Jong-un Operasikan Lagi Reaktor Nuklir Yongbyon Penghasil Plutonium

Senin, 30 Agustus 2021 - 11:29 WIB
Kendati demikian, IAEA tidak dapat mengonfirmasi status operasional fasilitas Yongbyon. "Atau pun sifat dan tujuan kegiatan yang dilakukan di dalamnya," imbuh laporan IAEA.

IAEA sangat bergantung pada citra satelit dan apa yang disebut "informasi sumber terbuka" dalam pelaporannya tentang negara tertutup itu.

Inspektur IAEA telah diusir oleh Pyongyang pada tahun 2009, sehingga tak bisa melaporkan secara langsung tentang apa yang terjadi pada program nuklir Korea Utara.

"Kelanjutan program nuklir negara itu akan menjadi pelanggaran nyata terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB," kata IAEA.

"Aktivitas nuklir DPRK terus menjadi penyebab keprihatinan serius,” imbuh badan tersebut, menggunakan singkatan dari nama resmi Korea Utara; Democratic People's Republic of Korea (DPRK).

"Selain itu, indikasi baru beroperasinya....reaktor dan laboratorium radiokimia sangat meresahkan.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!