Singapura Klaim Telah Vaksinasi Penuh 80 Persen Warganya
Minggu, 29 Agustus 2021 - 23:22 WIB
Singapura menyatakan bahwa 80 persen warga mereka telah melakukan vaksinasi penuh terhadap Covid-19, atau telah menerima dua dosis vaksin. Foto/REUTERS
SINGAPURA - Singapura menyatakan bahwa 80 persen warga mereka telah melakukan vaksinasi penuh terhadap Covid-19 , atau telah menerima dua dosis vaksin. Klaim itu disampaikan Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung.
“Melewati tonggak sejarah ini berarti Singapura telah mengambil langkah maju dalam membuat dirinya lebih tahan terhadap Covid-19,” kata Ong dalam sebuah pernyataan di laman resmi Facebooknya.
“Ini adalah hasil dari upaya kolektif banyak orang yang bekerja di belakang layar dan orang-orang Singapura maju untuk menjaga diri mereka sendiri, dan orang-orang di sekitar mereka,” sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (29/8/2021).
Ong mengatakan bahwa upaya vaksinasi di rumah akan berlanjut dengan cepat, dengan lebih dari 4.300 individu yang tinggal di rumah telah menerima suntikan mereka.
“Setiap minggu, kami terus menerima sekitar 700 permintaan vaksinasi di rumah. Untuk memenuhi permintaan, dan berkat lebih dari 200 dokter dan perawat sukarelawan,dan juga bantuan (Angkatan Bersenjata Singapura), kami melipatgandakan jumlah tim vaksinasi rumah dari 11 menjadi 33 tim,” ujarnya.
Alhasil, jelasnya, Kementerian Kesehatan kini mampu memangkas separuh waktu tunggu dari delapan minggu menjadi empat minggu. Baca juga: Tidak Pakai Masker, Pengadilan Singapura Jebloskan Warga Inggris ke Penjara
“Melewati tonggak sejarah ini berarti Singapura telah mengambil langkah maju dalam membuat dirinya lebih tahan terhadap Covid-19,” kata Ong dalam sebuah pernyataan di laman resmi Facebooknya.
“Ini adalah hasil dari upaya kolektif banyak orang yang bekerja di belakang layar dan orang-orang Singapura maju untuk menjaga diri mereka sendiri, dan orang-orang di sekitar mereka,” sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (29/8/2021).
Ong mengatakan bahwa upaya vaksinasi di rumah akan berlanjut dengan cepat, dengan lebih dari 4.300 individu yang tinggal di rumah telah menerima suntikan mereka.
“Setiap minggu, kami terus menerima sekitar 700 permintaan vaksinasi di rumah. Untuk memenuhi permintaan, dan berkat lebih dari 200 dokter dan perawat sukarelawan,dan juga bantuan (Angkatan Bersenjata Singapura), kami melipatgandakan jumlah tim vaksinasi rumah dari 11 menjadi 33 tim,” ujarnya.
Alhasil, jelasnya, Kementerian Kesehatan kini mampu memangkas separuh waktu tunggu dari delapan minggu menjadi empat minggu. Baca juga: Tidak Pakai Masker, Pengadilan Singapura Jebloskan Warga Inggris ke Penjara
Lihat Juga :