AS Akui Pemerintah Taliban jika Hormati Hak Wanita dan Hindari Ekstremisme

Selasa, 17 Agustus 2021 - 10:30 WIB
Menurut dia, para pejabat AS telah melakukan pembicaraan dengan para militan Taliban di Qatar.

Baca juga: Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan

Taliban pada Minggu mengambil alih Kabul dengan sangat mudah, menggulingkan pemerintah yang didukung militer asing selama dua dekade yang ditarik mundur Presiden AS Joe Biden.

Taliban memberlakukan aturan kejam pada perempuan selama pemerintahan 1996-2001 yang diakhiri dengan invasi AS, termasuk melarang pendidikan untuk anak perempuan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!