Warga Afghanistan: Seolah-olah Domba, Taliban Penggal Anak Saya dan Membuangnya

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 09:40 WIB
Pembalasan terhadap mantan pegawai pemerintah, eksekusi singkat, pemenggalan kepala, dan penculikan gadis-gadis untuk pernikahan paksa hanyalah beberapa kengerian yang diceritakan oleh mereka yang telah melarikan diri dari kota Kunduz sejak pengambilalihan oleh Taliban.

"Kami melihat mayat tergeletak di dekat penjara...ada anjing di samping mereka," kata Friba, 36, seorang janda yang melarikan diri dari Kunduz bersama enam anaknya saat Taliban mengambil alih kota itu.

Seperti banyak orang yang berbicara kepada AFP, dia meminta untuk tidak diidentifikasi sepenuhnya karena takut akan pembalasan.

Pengungsi lain dari Kunduz, Abdulmanan, mengatakan kepada AFP bahwa Taliban memenggal kepala putranya.

"Mereka membawanya...seolah-olah dia adalah domba dan memenggal kepalanya dengan pisau dan membuangnya," katanya, yang dilansir Jumat (13/8/2021).

Laporan dari para warga Kunduz yang mengungsi itu belum bisa diverifikasi secara independen dan Taliban terus menyangkal melakukan kekejaman di wilayah yang mereka kuasai.

Baca juga: Waswas Diserang Musuh, Iran Siagakan Sistem Rudalnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!