Warga Australia yang Tinggal di Luar Negeri Bisa 'Terjebak' Jika Pulang

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:01 WIB
Aturan perbatasan Australia yang keras itu telah menjadi kontroversi. Para kritikus mengatakan perubahan yang berlaku mulai 11 Agustus itu akan semakin menghukum para keluarga dan menghalangi warga untuk kembali.

Baca juga: Jet Tempur Israel Gempur Lebanon Selatan, Berdalih Balas Serangan Roket

Pemerintah mengatakan langkah itu bertujuan mengurangi risiko kasus COVID masuk ke negara itu.

Australia sudah memiliki batas pekanan untuk pelancong yang masuk dan melarang warga asing masuk kecuali mereka memiliki pengecualian. Kebijakan itu termasuk yang paling ketat secara global.

Bulan lalu, Australia mengurangi separuh jumlah kedatangan yang diizinkan karena wabah varian Delta.

Banyak warga Australia telah menyatakan kemarahannya atas kebijakan terbaru, yang dicap beberapa orang sebagai tindakan biadab.

Alexandra Phelan yang tinggal di Amerika Serikat mentweet bahwa dia "terbangun dengan berita bahwa saya secara efektif diasingkan dari negara saya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!