Meninggal, Pemuda 20 Tahun Jadi Korban COVID-19 Termuda di Australia

Rabu, 04 Agustus 2021 - 15:28 WIB
Pemuda itu adalah satu dari dua kematian akibat COVID-19 yang dilaporkan di New South Wales dalam 24 jam terakhir. New South Wales juga mencatat 233 kasus baru, mendekati level tertinggi 16 bulan yang dilaporkan minggu lalu, dan Perdana Menteri Negara Bagian Gladys Berejiklian mengatakan jumlah kasus kemungkinan akan bertambah.

"Saya tidak akan mengesampingkan jumlah kasus tidak akan bertambah buruk, saya benar-benar berpikir mereka akan bertambah buruk," kata Berejiklian kepada wartawan di Sydney, ibu kota New South Wales.

"Jika Anda melihat jumlah orang yang menular di masyarakat, itu menunjukkan bahwa mungkin kita belum mencapai puncaknya," imbuhnya.

Setidaknya 68 dari 233 kasus baru tidak diisolasi untuk seluruh periode infeksi mereka.

Berejiklian berada di bawah tekanan kuat untuk melonggarkan pembatasan pergerakan yang mengancam akan mendorong Australia ke dalam resesi kedua dalam beberapa tahun. Namun, dia mengatakan setidaknya 50% dari populasi negara bagian perlu divaksinasi agar pembatasan dilonggarkan pada akhir Agustus.

Baca juga: Lockdown Diperketat, Tentara Patroli di Jalanan Sydney

Namun, banyak yang tetap waspada terhadap penggunaan vaksin AstraZeneca, yang paling banyak dari dua vaksin yang disetujui di negara ini, karena masalah pembekuan darah yang langka.

Selain itu, pemodelan pemerintah yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan setidaknya 70% dari populasi negara bagian perlu diinokulasi untuk memperlambat penyebaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!