Bentrok dengan Pasukan Israel, Ratusan Warga Palestina Terluka
Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:12 WIB
Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan beberapa warga Palestina melemparkan batu ke kendaraan lapis baja Israel, di samping apa yang tampak seperti bom molotov kecil, sementara militer mengerahkan gas air mata dan menembakkan peluru kendali huru hara ke kerumunan.
Bentrokan juga meletus di desa Beita dekat Nablus di Tepi Barat utara. Kota ini telah menyaksikan banyak aksi protes sejak Mei, ketika pemukim ilegal Israel pindah dan mulai mendirikan rumah dan membangun jalan di hamparan tanah yang disengketakan.
Gambar yang beredar di dunia maya menunjukkan puluhan warga Palestina melemparkan batu ke militer Israel saat ban yang terbakar mengeluarkan asap hitam tebal, sebagai upaya untuk menyembunyikan diri dari pasukan Israel yang terlihat menembaki pengunjuk rasa.
Baca juga: Takut Dunia Marah, Bennett Tunda Pengusiran Warga Palestina di Sheikh Jarrah
Menurut Bulan Sabit Merah Palestina bentrokan itu menyebabkan sekitar 270 warga Palestina terluka di Tepi Barat. Sementara sebagian besar korban terkena gas air mata, sekitar 50 orang terluka oleh peluru karet yang dianggap tidak membahayakan nyawanya, sementara tujuh lainnya dilaporkan menderita luka akibat tembakan langsung, kata Bulan Sabit Merah kepada AFP yang dinukil Russia Today, Sabtu (31/7/2021).
Bentrokan juga meletus di desa Beita dekat Nablus di Tepi Barat utara. Kota ini telah menyaksikan banyak aksi protes sejak Mei, ketika pemukim ilegal Israel pindah dan mulai mendirikan rumah dan membangun jalan di hamparan tanah yang disengketakan.
Gambar yang beredar di dunia maya menunjukkan puluhan warga Palestina melemparkan batu ke militer Israel saat ban yang terbakar mengeluarkan asap hitam tebal, sebagai upaya untuk menyembunyikan diri dari pasukan Israel yang terlihat menembaki pengunjuk rasa.
Baca juga: Takut Dunia Marah, Bennett Tunda Pengusiran Warga Palestina di Sheikh Jarrah
Menurut Bulan Sabit Merah Palestina bentrokan itu menyebabkan sekitar 270 warga Palestina terluka di Tepi Barat. Sementara sebagian besar korban terkena gas air mata, sekitar 50 orang terluka oleh peluru karet yang dianggap tidak membahayakan nyawanya, sementara tujuh lainnya dilaporkan menderita luka akibat tembakan langsung, kata Bulan Sabit Merah kepada AFP yang dinukil Russia Today, Sabtu (31/7/2021).
(ian)
Lihat Juga :