Terus Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Sydney Minta Bantuan Militer untuk Perketat Lockdown
Kamis, 29 Juli 2021 - 20:28 WIB
Dengan pembatasan yang lebih ketat yang akan dimulai esok hari, Polisi New South Wales mengatakan telah meminta 300 personel militer untuk membantu menegakkan perintah penguncian.
Dengan peningkatan aktivitas penegakan hukum selama minggu mendatang, saya sekarang telah membuat permintaan resmi kepada perdana menteri untuk personel (Angkatan Pertahanan Australia) untuk membantu operasi itu," kata Komisaris Polisi NSW, Mick Fuller.
Sementara itu, Berejiklian mengatakan pembatasan perlu tetap dilakukan karena terlalu sedikit orang di Sydney yang divaksinasi di tengah terbatasnya pasokan vaksin Pfizer-BioNTech, yang diharapkan Canberra dapat disuntikkan kepada semua orang di bawah usia 60 tahun.
Semua orang dewasa di Sydney kini telah didesak untuk melakukan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca. Tetapi dengan alasan pembekuan darah sebagai efek samping, banyak yang enggan dan lebih suka menunggu beberapa bulan ketika Australia diperkirakan akan menerima pasokan tambahan Pfizer-BioNTech.
Dengan peningkatan aktivitas penegakan hukum selama minggu mendatang, saya sekarang telah membuat permintaan resmi kepada perdana menteri untuk personel (Angkatan Pertahanan Australia) untuk membantu operasi itu," kata Komisaris Polisi NSW, Mick Fuller.
Sementara itu, Berejiklian mengatakan pembatasan perlu tetap dilakukan karena terlalu sedikit orang di Sydney yang divaksinasi di tengah terbatasnya pasokan vaksin Pfizer-BioNTech, yang diharapkan Canberra dapat disuntikkan kepada semua orang di bawah usia 60 tahun.
Semua orang dewasa di Sydney kini telah didesak untuk melakukan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca. Tetapi dengan alasan pembekuan darah sebagai efek samping, banyak yang enggan dan lebih suka menunggu beberapa bulan ketika Australia diperkirakan akan menerima pasokan tambahan Pfizer-BioNTech.
(ian)
Lihat Juga :