Tandingan F-35 AS, Jet Tempur Siluman Checkmate Rusia Juga Dibikin Versi Nirawak

Rabu, 21 Juli 2021 - 01:47 WIB
Menurut Rostec, Checkmate seharusnya memiliki jangkauan hingga 2.800 kilometer (1.740 mil) dan kapasitas muatan maksimum 7.400 kilogram (16.300 pon).

Kepala Rostec, Sergey Chemezov, mengatakan kepada wartawan di belakang layar bahwa Checkmate dimaksudkan untuk menjadi alternatif yang lebih efektif dan terjangkau untuk F-35, Gripen SAAB, dan Dassault Rafale Prancis, yang masing-masing harganya mulai dari USD60 juta hingga USD90 juta.

“Harga kami, saya harap, masing-masing antara USD25 juta hingga USD30 juta,” kata Chemezov.

United Aircraft Corporation (UAC), perusahaan di bawah Rostec, telah memetakan pasar ekspor untuk jet tempur tersebut. Menurut CEO UAC, Yury Slyusar, analisis pasar telah memproyeksikan permintaan sekitar 300 pesawat dari klien ekspor yang ada di Asia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin.

Sementara nomor yang ditunjukkan di badan jet di hanggar MAKS-2021 telah menimbulkan spekulasi bahwa Checkmate akan dinamai Su-75, perwakilan Sukhoi menepis rumor tersebut, dengan mengatakan bahwa perusahaan menganggap angka-angka itu "keberuntungan".

Karena Angkatan Dirgantara Rusia belum menandatangani kontrak untuk jet baru tersebut, itu belum diberikan nama resmi.

Baca juga: Sengaja Dibocorkan, Ini Penampakan 'Jet Tempur Siluman F-35' Versi Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!