Rusia Peringatkan Inggris: Berlayar Dekat Crimea Lagi, Pelaut Anda Akan Terluka

Kamis, 15 Juli 2021 - 01:50 WIB
Popov, dalam sebuah wawancara di surat kabar Rossiiyskaya Gazeta, mengatakan perilaku Inggris dan reaksi selanjutnya terhadap insiden itu membingungkan.

Secara khusus, ia mengkritik pernyataan dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Menteri Luar Negeri Dominic Raab, bahwa insiden itu dapat terulang.

“Tindakan serupa akan digagalkan dengan metode paling keras di masa depan oleh Rusia terlepas dari kesetiaan negara pelanggar. Kami menyarankan lawan kami berpikir keras tentang apakah perlu mengorganisir provokasi semacam itu mengingat kemampuan angkatan bersenjata Rusia,” kata Popov.

"Bukan anggota pemerintah Inggris yang akan berada di kapal dan kapal yang digunakan untuk tujuan provokasi," tambahnya.

"Dan dalam konteks itulah saya ingin mengajukan pertanyaan yang sama kepada Boris Johnson dan Dominic Raab - apa yang akan mereka katakan kepada keluarga pelaut Inggris yang akan terluka atas nama ide 'hebat' seperti itu?" tukasnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (15/7/2021).

London secara resmi menyatakan bahwa tidak ada tembakan peringatan yang ditembakkan ke HMS Defender, dan kapal itu hanya melakukan lintas damai melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!