Investigasi Ungkap Presiden Haiti Alami Penyiksaan Sebelum Dibunuh

Minggu, 11 Juli 2021 - 17:26 WIB
Sebagian besar dari mereka adalah mantan tentara militer Kolombia. Tujuh tersangka ditembak mati oleh polisi dalam baku tembak setelah pembunuhan dan sebagian masih buron.

Dalang dan motif pembunuhan belum diungkap polisi, meski serangan itu telah berlangsung beberapa hari. Spekulasi tentang dalang pembunuhan telah menambah kebingungan publik yang bertanya-tanya sekaligus marah tentang invasi tentara bayaran asing.

"Presiden Republik, Jovenel Moise, dibunuh oleh agen keamanannya. Bukan orang Kolombia yang membunuhnya. Mereka dikontrak oleh negara Haiti," kata mantan senator Haiti Steven Benoit dalam wawancara dengan radio Magik9, hari Jumat. Baca juga: Haiti Minta Pasukan AS dan PBB Datang untuk Lindungi Infrastruktur Penting

Sementara itu, pemerintah Haiti telah meminta AS dan PBB untuk mengirim tentara untuk membantu mengamankan pelabuhan, bandara, dan situs strategis lainnya di negara itu. Pemerintah khawatir negara itu akan dilanda kerusuhan setelah pembunuhan brutal yang dialami Presiden Moise.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!