Bandelnya Warga India, Berkerumun Besar saat COVID-19 Mencengkeram
Rabu, 07 Juli 2021 - 14:46 WIB
Dengan teriknya India utara di musim panas menjelang datangnya musim hujan tahunan, banyak orang melakukan perjalanan ke negara bagian Uttarakhand dan Himachal Pradesh di Himalaya yang indah.
Kemarahan publik bermunculan setelah gambar dan video beredar di media sosial tentang kemacetan lalu lintas dalam perjalanan ke situs-situs populer dan sejumlah besar kerumunan orang—beberapa tanpa masker—mengunjungi distrik perbelanjaan tanpa menjaga jarak.
"Virus ini masih ada di antara kita...Satu kesalahan dapat memberi virus kesempatan untuk menyebar di antara kita," kata pejabat senior Kementerian Kesehatan Lav Agarwal dalam konferensi pers hari Selasa yang dilansir AFP, Rabu (7/7/2021).
Foto-foto dan video yang beredar menunjukkan area-area ramai yang mencakup pasar di Ibu Kota India; New Delhi, dan pusat keuangan Mumbai."Pelanggaran berat terhadap perilaku yang sesuai COVID dapat membatalkan keuntungan sejauh ini," bunyi salah satu keterangan pada foto yang ramai beredar di media sosial.
“Gambar-gambarnya menakutkan,” imbuh Balram Bhargava, direktur jenderal urusan pandemi di Dewan Penelitian Medis India.
Kemarahan publik bermunculan setelah gambar dan video beredar di media sosial tentang kemacetan lalu lintas dalam perjalanan ke situs-situs populer dan sejumlah besar kerumunan orang—beberapa tanpa masker—mengunjungi distrik perbelanjaan tanpa menjaga jarak.
"Virus ini masih ada di antara kita...Satu kesalahan dapat memberi virus kesempatan untuk menyebar di antara kita," kata pejabat senior Kementerian Kesehatan Lav Agarwal dalam konferensi pers hari Selasa yang dilansir AFP, Rabu (7/7/2021).
Foto-foto dan video yang beredar menunjukkan area-area ramai yang mencakup pasar di Ibu Kota India; New Delhi, dan pusat keuangan Mumbai."Pelanggaran berat terhadap perilaku yang sesuai COVID dapat membatalkan keuntungan sejauh ini," bunyi salah satu keterangan pada foto yang ramai beredar di media sosial.
“Gambar-gambarnya menakutkan,” imbuh Balram Bhargava, direktur jenderal urusan pandemi di Dewan Penelitian Medis India.
Lihat Juga :