Rusia kepada Inggris: Setop Provokasi di Laut Hitam!
Selasa, 06 Juli 2021 - 18:49 WIB
Militer juga mengerahkan pesawat tempur Su-24M untuk menjatuhkan bom di jalur HMS Defender, guna memaksa kapal perusak Inggris itu meninggalkan perairan Rusia setelah mengabaikan peringatan lain yang memerintahkannya untuk melakukannya.
Baca juga: Usir Kapal Perang Inggris, Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan Hingga Jatuhkan Bom
London secara resmi menyatakan bahwa tidak ada tembakan peringatan yang ditembakkan ke HMS Defender, dan kapal itu hanya melakukan lintas damai melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional.
Inggris menganggap Crimea – semenanjung Rusia yang secara historis diserap kembali oleh Moskow setelah referendum 2014 – masih menjadi bagian dari Ukraina. Wilayah vital yang strategis, yang sebagian besar merupakan etnis Rusia, ditandatangani bagian dari Kiev, pada tahun 1954, sementara kedua negara adalah bagian dari negara serikat. Langkah itu dibuat untuk alasan praktis dan simbolis oleh Nikita Khrushchev, yang dibesarkan di Donbass.
Baca juga: Inggris Sangkal Kapal Perangnya Jadi Target Tembakan dan Bom Rusia
Baca juga: Usir Kapal Perang Inggris, Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan Hingga Jatuhkan Bom
London secara resmi menyatakan bahwa tidak ada tembakan peringatan yang ditembakkan ke HMS Defender, dan kapal itu hanya melakukan lintas damai melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional.
Inggris menganggap Crimea – semenanjung Rusia yang secara historis diserap kembali oleh Moskow setelah referendum 2014 – masih menjadi bagian dari Ukraina. Wilayah vital yang strategis, yang sebagian besar merupakan etnis Rusia, ditandatangani bagian dari Kiev, pada tahun 1954, sementara kedua negara adalah bagian dari negara serikat. Langkah itu dibuat untuk alasan praktis dan simbolis oleh Nikita Khrushchev, yang dibesarkan di Donbass.
Baca juga: Inggris Sangkal Kapal Perangnya Jadi Target Tembakan dan Bom Rusia
Lihat Juga :