Patuhi Lockdown Covid-19, PM Belanda Tak Jenguk Ibunya Jelang Ajal

Rabu, 27 Mei 2020 - 06:43 WIB
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. Foto/REUTERS
AMSTERDAM - Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte tidak menjenguk ibunya pada saaat-saat terakhir sebelum meninggal di sebuah panti jompo. PM Rutte beralasan dia mematuhi aturan penguncian (lockdown) pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona baru ( Covid-19 ).

Ibu pemimpin Belanda, Mieke Rutte-Dilling, 96, meninggal di panti jompo di Den Haag pada 13 Mei 2020. Dia sebelumnya sakit selama berminggu-minggu tanpa dikunjungi putranya.



Mengutip laporan surat kabar Belanda, De Telegraaf, Rabu (27/5/2020), pada hari kematian sang Ibu, PM Rutte justru menghadiri pertemuan kabinet tentang respons krisis Covid-19 oleh negara.

Meskipun ibunya tidak meninggal karena Covid-19, ada wabah Covid-19 di panti jompo tersebut. (Baca: Sedang Dihukum Penjara 492 Tahun, Penjahat Terkenal Tewas karena Covid-19 )

"Perdana menteri telah mematuhi semua arahan untuk menghentikan penyebaran infeksi sejak penutupan negara itu diumumkan pada 15 Maret," kata juru bicara Rutte kepada AFP.

"Selain kesedihan yang luar biasa dan semua kenangan indah, keluarga saya dan saya juga memiliki perasaan syukur bahwa kami diizinkan membawanya bersama begitu lama," kata Rutte.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!