Bela Palestina tapi Mesra dengan Israel, Erdogan Dicap Munafik

Rabu, 27 Mei 2020 - 03:12 WIB
"Saya ingin menegaskan kembali bahwa Al-Quds Al-Sharif, situs suci tiga agama dan kiblat pertama kami, adalah garis merah untuk semua Muslim di seluruh dunia," ujar Erdogan merujuk pada situs-situs suci Yerusalem. (Baca juga: Pesawat Israel Mendarat di Turki, Pertama dalam Satu Dekade )

Pemerintah persatuan baru Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan politisi Benny Gantz diperkirakan akan segera bergerak maju dengan rencana untuk mencaplok petak-petak tanah Tepi Barat dan Lembah Jordan.

Turki pada bulan ini juga terlibat pembicaraan kontroversial dengan Israel mengenai perbatasan laut yang saling menguntungkan di Mediterania. Seorang analis mengatakan kepada Arab News bahwa Erdogan berusaha melakukan tindakan penyeimbangan politik yang berisiko.

"Saya pikir Turki berusaha untuk menciptakan hubungan ekonomi dengan Israel karena manfaat politik dari blokade dan isolasi telah melemah," kata Ryan Bohl, seorang analis Timur Tengah di lembaga Stratfor.

"Tetapi pada saat yang sama, mereka ingin mempertahankan beberapa tradisi simpati untuk Palestina tetap hidup bagi para pendukung yang tersisa yang masih menghargai masalah ini," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!