Donald Rumsfeld yang Menginvasi Irak Meninggal, Ini Reaksi Rakyat Irak
Jum'at, 02 Juli 2021 - 02:51 WIB
Invasi AS ke Irak, berdasarkan klaim palsu bahwa Baghdad memiliki senjata pemusnah massal, menyingkirkan diktator Saddam Hussein, dan Washington berjanji akan membawa demokrasi dan kebebasan ke wilayah tersebut.
Pada kenyataannya hal itu memicu kekerasan sektarian selama bertahun-tahun dan menyebabkan munculnya ISIS atau Daesh.
“Saya tidak berpikir sejarah akan memandang baik mereka (Rumsfeld dan Bush) karena bencana yang mereka sebabkan, termasuk terhadap rakyat Irak,” kata seorang pemimpin suku dari provinsi Anbar Irak yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Baca juga: Mantan Menteri Intelijen Iran: Mossad Sudah Menembus Rezim Teheran
Rumsfeld terkenal menolak penjarahan yang meluas setelah pasukan AS merebut Baghdad dengan menyindir;"hal-hal terjadi".
Kegagalan Washington untuk mengerahkan pasukan yang cukup untuk mengamankan negara dan pembongkaran tentara Irak dipandang sebagai kesalahan sentral, yang mengarah ke perang saudara sektarian berdarah.
Pada kenyataannya hal itu memicu kekerasan sektarian selama bertahun-tahun dan menyebabkan munculnya ISIS atau Daesh.
“Saya tidak berpikir sejarah akan memandang baik mereka (Rumsfeld dan Bush) karena bencana yang mereka sebabkan, termasuk terhadap rakyat Irak,” kata seorang pemimpin suku dari provinsi Anbar Irak yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Baca juga: Mantan Menteri Intelijen Iran: Mossad Sudah Menembus Rezim Teheran
Rumsfeld terkenal menolak penjarahan yang meluas setelah pasukan AS merebut Baghdad dengan menyindir;"hal-hal terjadi".
Kegagalan Washington untuk mengerahkan pasukan yang cukup untuk mengamankan negara dan pembongkaran tentara Irak dipandang sebagai kesalahan sentral, yang mengarah ke perang saudara sektarian berdarah.
Lihat Juga :