Trump Sebut Pendidikan Rasisme Ala Biden Program 'Bunuh Diri' Nasional
Minggu, 20 Juni 2021 - 22:29 WIB
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah mengkritik kebijakan baru Joe Biden , di mana dia ingin menerapkan pendidikan anti-rasisme di sekolah. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah mengkritik kebijakan baru Joe Biden , di mana dia ingin menerapkan pendidikan anti-rasisme di sekolah. Trump sebut kebijakan itu "memecah belah".
"Sebagai kandidat, janji nomor satu Joe Biden adalah 'menyatukan' Amerika. Namun di bulan-bulan pertamanya sebagai presiden, prioritas nomor satu adalah memecah negara kita berdasarkan ras dan gender di setiap kesempatan," ucap Trump.
Dia menyebut, tidak ada contoh yang lebih jelas daripada upaya baru pemerintahan Biden yang bertujuan mengindoktrinasi anak-anak sekolah Amerika dengan apa yang dia sebut sebagai beberapa teori paling beracun dan anti-Amerika yang pernah ada. Baca juga: Sudah Usang dan Memecah Belah, Penyanyi Ini Minta Bendera AS Diganti
"Sangat penting bagi orang Amerika untuk memahami apa yang akan dilakukan inisiatif ini, apa yang mendorongnya dan, yang paling penting, bagaimana kita dapat menghentikannya," ungkapnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (20/6/2021).
"Sebagai kandidat, janji nomor satu Joe Biden adalah 'menyatukan' Amerika. Namun di bulan-bulan pertamanya sebagai presiden, prioritas nomor satu adalah memecah negara kita berdasarkan ras dan gender di setiap kesempatan," ucap Trump.
Dia menyebut, tidak ada contoh yang lebih jelas daripada upaya baru pemerintahan Biden yang bertujuan mengindoktrinasi anak-anak sekolah Amerika dengan apa yang dia sebut sebagai beberapa teori paling beracun dan anti-Amerika yang pernah ada. Baca juga: Sudah Usang dan Memecah Belah, Penyanyi Ini Minta Bendera AS Diganti
"Sangat penting bagi orang Amerika untuk memahami apa yang akan dilakukan inisiatif ini, apa yang mendorongnya dan, yang paling penting, bagaimana kita dapat menghentikannya," ungkapnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (20/6/2021).
Lihat Juga :