Bos Gangster Bilal Hamze Tewas Diberondong Peluru di CBD Sydney

Jum'at, 18 Juni 2021 - 09:47 WIB
Detektif Inspektur Danny Doherty mengatakan penembakan itu adalah "eskalasi besar" dalam serangkaian serangan yang telah mengguncang Sydney selama 12 bulan terakhir terkait dengan perselisihan antara saingan klan Hamzy dan Alameddine.

"Polisi diberitahu bahwa sejumlah tembakan dilepaskan oleh satu orang atau lebih... lebih dari satu orang, yang sedang lewat dengan kendaraan hitam," katanya.

“Ini adalah pembunuhan ala eksekusi brutal yang dilakukan di jalan ramai di tengah CBD Sydney," ujar Doherty, seperti dikutip news.com.au.

Baca juga: Lagi, Jet-jet Tempur Zionis Israel Bombardir Gaza

“Sangat beruntung tidak ada anggota masyarakat yang terluka. Kami yakin dia meninggalkan sebuah bangunan di dekatnya dan saat dia berjalan ke Bridge Street, dia ditembak jatuh dengan hujan peluru," paparnya.

Doherty mengatakan para detektif sedang menyelidiki apakah penembakan itu terkait dengan konflik yang sedang berlangsung antara keluarga saingan dan jaringan kejahatan terorganisir.

"Ini jalur penyelidikan utama," katanya. "Tapi kita harus tetap berpikiran terbuka."

Dia mengatakan itu tampak jelas bahwa serangan tersebut direncanakan dengan baik. “Jelas terlihat seperti itu. Seseorang tahu di mana dia saat itu berada di tempat yang sama dan melepaskan sejumlah tembakan dan membunuhnya," paparnya.

Detektif Inspektur Robert Critchlow, Komandan Pasukan Anti-Kelompok Kriminal, mengatakan Hamze telah diberitahu ada kontrak di kepalanya tetapi mengabaikan saran polisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!