Populisme Islamofobia Membuat Muslim di Prancis Khawatir
Senin, 14 Juni 2021 - 03:00 WIB
Ilustrasi
PARIS - Bekir Altas, Sekretaris Jenderal asosiasi Turki-Muslim IGMG, menyatakan keprihatinan atas meningkatnya kecenderungan Islamofobia yang didorong oleh kepentingan politik di Prancis. Dia menyebut, kecenderungan ini semakin menguat dengan semakin dekatnya pemilihan umum di Prancis .
Atlas menyatakan bahwa penerapan "piagam prinsip" Islam di Prancis, yang mereka tolak untuk ditandatangani karena mengasingkan Muslim, adalah salah satu keputusan populis yang diambil oleh pemerintah.
Baca: Dewan Muslim Kanada Desak Digelarnya KTT Aksi Nasional Tentang Islamofobia
“Negara tidak mencampuri urusan internal umat beragama sesuai dengan prinsip sekularisme," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency.
Atlas menyatakan bahwa penerapan "piagam prinsip" Islam di Prancis, yang mereka tolak untuk ditandatangani karena mengasingkan Muslim, adalah salah satu keputusan populis yang diambil oleh pemerintah.
Baca: Dewan Muslim Kanada Desak Digelarnya KTT Aksi Nasional Tentang Islamofobia
“Negara tidak mencampuri urusan internal umat beragama sesuai dengan prinsip sekularisme," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency.
Lihat Juga :