ISIS Afrika: Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau Tewas Ledakkan Diri
Senin, 07 Juni 2021 - 10:29 WIB
Sebuah laporan intelijen Nigeria yang dibagikan oleh seorang pejabat pemerintah dan peneliti Boko Haram juga mengatakan Shekau sudah tewas.
Pemimpin Boko Haram dilaporkan telah terbunuh beberapa kali selama 12 tahun terakhir, termasuk dalam pengumuman oleh militer, namun kemudian muncul lagi dalam sebuah posting video.
Dalam rekaman audio, pria yang diidentifikasi sebagai al-Barnawi mengatakan para milisinya telah mencari panglima perang atas perintah pimpinan kelompok Islamic State, dan memerangi gerilyawan Boko Haram sampai Shekau melarikan diri.
"ISWAP mengejarnya dan menawarkannya kesempatan untuk bertobat dan bergabung dengan mereka," katanya.
"Shekau lebih suka dipermalukan di akhirat daripada dipermalukan di Bumi, dan dia langsung bunuh diri dengan meledakkan bahan peledak," katanya.
Baca juga: Terungkap, 1.200 Rudal Israel Gagal Meledak di Gaza
Boko Haram mendapatkan ketenaran di seluruh dunia setelah penculikan tahun 2014 terhadap lebih dari 270 siswi dari kota Chibok. Penculikan itu memicu kampanye global untuk pemulangan para siswa yang dikenal dengan kampanye #BringBackOurGirls yang didukung oleh beberapa tokoh dunia termasuk Michelle Obama.
Pemimpin Boko Haram dilaporkan telah terbunuh beberapa kali selama 12 tahun terakhir, termasuk dalam pengumuman oleh militer, namun kemudian muncul lagi dalam sebuah posting video.
Dalam rekaman audio, pria yang diidentifikasi sebagai al-Barnawi mengatakan para milisinya telah mencari panglima perang atas perintah pimpinan kelompok Islamic State, dan memerangi gerilyawan Boko Haram sampai Shekau melarikan diri.
"ISWAP mengejarnya dan menawarkannya kesempatan untuk bertobat dan bergabung dengan mereka," katanya.
"Shekau lebih suka dipermalukan di akhirat daripada dipermalukan di Bumi, dan dia langsung bunuh diri dengan meledakkan bahan peledak," katanya.
Baca juga: Terungkap, 1.200 Rudal Israel Gagal Meledak di Gaza
Boko Haram mendapatkan ketenaran di seluruh dunia setelah penculikan tahun 2014 terhadap lebih dari 270 siswi dari kota Chibok. Penculikan itu memicu kampanye global untuk pemulangan para siswa yang dikenal dengan kampanye #BringBackOurGirls yang didukung oleh beberapa tokoh dunia termasuk Michelle Obama.
Lihat Juga :