Pemilik Tanah Menang Sengketa, Gereja Kristen Ortodoks Serbia Dihancurkan

Minggu, 06 Juni 2021 - 12:40 WIB
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah memasukkan kasus Orlovic dalam laporan tahunannya tentang kebebasan beragama internasional untuk Bosnia dan Herzegovina, sementara media arus utama Barat menjuluki bangunan itu sebagai "gereja Serbia ilegal."

Baca juga: Pendeta Rusia Melarikan Diri ke Belanda karena Jadi Gay dan Ateis

Putri Orlovic Hurija Karic pada hari Sabtu menyebut penghancuran gereja itu sebagai kemenangan bagi ibunya dan seluruh keluarga serta seluruh Bosnia-Herzegovina dalam komentarnya kepada RFE/RL.

Pemerintah setempat dilaporkan berencana untuk membangun kembali gereja di pintu masuk desa. Bosnia-Herzegovina tetap terbagi secara etnis antara Serbia yang mayoritas Kristen Ortodoks, Bosnia yang mayoritas Muslim dan Kroasia yang mayoritas Katolik. Pemerintahan dibagi antara Republika Srpska dan Federasi Muslim-Kroasia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!