Apa Itu Adonitologi? Agama untuk Pemuja Wanita Berbokong Besar

Rabu, 03 Desember 2025 - 08:19 WIB
loading...
Apa Itu Adonitologi?...
Logo gereja Adonitologi. Foto/@timidey4you
A A A
SYDNEY - Adonitologi adalah salah satu agama aneh yang muncul di abad ke-21. Ketika Raja Adonis I meluncurkan agama ini pada tahun 2009, agama ini menjadi berita utama karena keyakinannya yang kontroversial bahwa perempuan berbokong besar adalah cerminan Roh Kudus.

Peluncuran agama ini pun langsung sukses, dan telah mengumpulkan jutaan pengikut hingga saat ini. Prof. Carole Cusack, Profesor Studi Agama di Universitas Sydney, berbagi wawasan ahlinya tentang kemunculan gerakan keagamaan baru seperti Adonitologi dalam wawancara dengan TUKO.co.ke.

Agama adalah bagian dari kehidupan sehari-hari dan, sampai batas tertentu, menentukan siapa seseorang. Ada berbagai jenis agama yang dipraktikkan oleh orang-orang di seluruh dunia.

Agama-agama ini memiliki sistem perilaku, praktik, dan etikanya sendiri. Beberapa agama mungkin tampak tidak sesuai dengan harapan normal, tetapi mereka memenuhi apa yang diharapkan dari suatu agama.

Tentang Agama Adonitologi


Adonitologi adalah salah satu agama yang muncul di abad ke-21. Agama ini telah mengumpulkan basis pengikut yang sangat besar di seluruh dunia. Pengikut agama ini disebut ahli adonitologi.

Ada lebih dari 20 juta ahli adonitologi di seluruh dunia. Sebagian besar pengikutnya berada di Amerika Selatan dan Utara.

Namun, ajaran agama ini telah menyebar ke benua lain, termasuk Asia, Afrika, Yunani, dan Inggris.

Adonitologi memiliki prinsip, asas, dan perintah inti, dan semua ahli adonitologi diwajibkan untuk mematuhinya.

Apakah Ada Gereja Adonitologi?


Semua agama di dunia memiliki tempat ibadah. Adonitologi tidak terkecuali. Tempat ibadahnya dikenal sebagai Gereja Adonitologi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Kehidupan Kristen di...
Kehidupan Kristen di China: Regulasi Ketat Batasi Kegiatan Amal Gereja
Dituduh Terlibat Genosida...
Dituduh Terlibat Genosida Gaza, Prancis Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 2 Wanita Israel
10 Gereja Terbesar di...
10 Gereja Terbesar di Dunia, Salah Satunya Memiliki Kubah Setinggi 136 Meter
Negara Ini Kekurangan...
Negara Ini Kekurangan Pria, Picu Para Perempuan untuk Sewa Suami
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved