Jepang Salurkan Bantuan Hibah Darurat Rp143 Miliar ke Jalur Gaza
Jum'at, 04 Juni 2021 - 15:02 WIB
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan adanya kebutuhan kesehatan yang mendesak di Gaza setelah konflik bulan lalu antara Israel dan Hamas. WHO menyebut, ratusan ribu warga Gaza membutuhkan perawatan kesehatan segera setelah perang 11 hari.
“WHO meningkatkan tanggapannya untuk memberikan bantuan kesehatan bagi hampir 200.000 orang yang membutuhkan di seluruh Wilayah Palestina yang diduduki (OPT), yang termasuk Tepi Barat," kata kantor regional Mediterania Timur WHO dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: WHO: 200 Ribu Warga Gaza Butuh Bantuan Kesehatan Pasca Perang 11 Hari
Perang, yang dihentikan oleh gencatan senjata pada 21 Mei, dipicu oleh protes dan bentrokan selama berminggu-minggu di Yerusalem atas pemolisian Israel atas situs suci dan upaya kelompok pemukim Yahudi Israel untuk mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah.
Pertempuran pecah pada 10 Mei ketika Hamas meluncurkan rentetan roket ke Yerusalem.
“WHO meningkatkan tanggapannya untuk memberikan bantuan kesehatan bagi hampir 200.000 orang yang membutuhkan di seluruh Wilayah Palestina yang diduduki (OPT), yang termasuk Tepi Barat," kata kantor regional Mediterania Timur WHO dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: WHO: 200 Ribu Warga Gaza Butuh Bantuan Kesehatan Pasca Perang 11 Hari
Perang, yang dihentikan oleh gencatan senjata pada 21 Mei, dipicu oleh protes dan bentrokan selama berminggu-minggu di Yerusalem atas pemolisian Israel atas situs suci dan upaya kelompok pemukim Yahudi Israel untuk mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah.
Pertempuran pecah pada 10 Mei ketika Hamas meluncurkan rentetan roket ke Yerusalem.
Lihat Juga :