Iran 'Bersorak' Dukung Milisi Gaza yang Bertempur Sengit dengan Israel
Rabu, 12 Mei 2021 - 11:53 WIB
Dalam kira-kira dua menit berbahasa Arab yang di-posting ke Twitter pada hari Selasa, Zarif menyebut penyerbuan Israel baru-baru ini terhadap Masjid Al-Aqsa yang dihormati di kota Yerusalem sebagai bukti terbesar dari sifat rasis dan kriminal dari entitas perampas kekuasaan tersebut.
"Itu selalu menjadi penyebab utama ketidakamanan dan ketidakstabilan di wilayah ini," kata Zarif.
Lebih lanjut, Zarif menawarkan solusi yang lebih demokratis untuk Palestina agar bisa mewujudkan mimpinya memiliki negara yang merdeka.
"Harus dikatakan bahwa hanya ada satu solusi yang adil untuk masalah Palestina," kata Zarif."Kami telah mengungkapkannya di PBB dan di Organisasi Kerjasama Islam, dan ini untuk merujuknya pada referendum yang populer yang akan menentukan masa depan dan takdirnya."
Ide tersebut pertama kali dikemukakan oleh Khamenei sekitar tujuh tahun lalu. Israel dan Palestina telah membuat kemajuan diplomatik kecil sejak saat itu dan sampai saat ini tetap buntu.
Meski menawarkan ide referendum, Iran terus mempertimbangkan untuk menyediakan teknologi senjata kepada kelompok-kelompok milisi Gaza seperti Hamas.
"Republik Islam Iran akan selalu dan selamanya berada di pihak Palestina," kata Zarif.
Baik Zarif dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf juga telah menelepon Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh untuk menyatakan dukungan mereka.
"Itu selalu menjadi penyebab utama ketidakamanan dan ketidakstabilan di wilayah ini," kata Zarif.
Lebih lanjut, Zarif menawarkan solusi yang lebih demokratis untuk Palestina agar bisa mewujudkan mimpinya memiliki negara yang merdeka.
"Harus dikatakan bahwa hanya ada satu solusi yang adil untuk masalah Palestina," kata Zarif."Kami telah mengungkapkannya di PBB dan di Organisasi Kerjasama Islam, dan ini untuk merujuknya pada referendum yang populer yang akan menentukan masa depan dan takdirnya."
Ide tersebut pertama kali dikemukakan oleh Khamenei sekitar tujuh tahun lalu. Israel dan Palestina telah membuat kemajuan diplomatik kecil sejak saat itu dan sampai saat ini tetap buntu.
Meski menawarkan ide referendum, Iran terus mempertimbangkan untuk menyediakan teknologi senjata kepada kelompok-kelompok milisi Gaza seperti Hamas.
"Republik Islam Iran akan selalu dan selamanya berada di pihak Palestina," kata Zarif.
Baik Zarif dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf juga telah menelepon Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh untuk menyatakan dukungan mereka.
Lihat Juga :