Keputusan Abbas Tunda Pemilu Ancam Sistem Politik Palestina
Senin, 10 Mei 2021 - 00:05 WIB
Pemilihan presiden Palestina terakhir diadakan pada Maret 2005, dan pemilihan legislatif pada Januari 2006. Opini publik Palestina berulang kali menuntut diadakannya pemilu untuk mengakhiri perpecahan internal yang telah berlangsung sejak 2007.
Baca: Kuartet Timur Tengah Mengaku Khawatir dengan Perkembangan Situasi di Yerusalem Timur
"Keputusan untuk menunda pemilihan memiliki motif politik yang menekankan komitmen Palestina pada Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan," kata Abdulmajid Sweilem, seorang analis politik dari kota Ramallah di Tepi Barat.
Dia mengatakan penundaan itu dilakukan setelah studi menyeluruh oleh kepemimpinan Palestina untuk meningkatkan tekanan Palestina untuk mengadakan pemilihan nanti dengan cara yang terhormat di semua wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur.
Sweilem mengatakan dia yakin bahwa berpegang teguh pada pemilihan umum di Yerusalem Timur telah memberlakukan fait achievement politik baru pada Israel dan komunitas internasional untuk membawa kota suci itu ke garis depan perjuangan Palestina.
Baca: Kuartet Timur Tengah Mengaku Khawatir dengan Perkembangan Situasi di Yerusalem Timur
"Keputusan untuk menunda pemilihan memiliki motif politik yang menekankan komitmen Palestina pada Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan," kata Abdulmajid Sweilem, seorang analis politik dari kota Ramallah di Tepi Barat.
Dia mengatakan penundaan itu dilakukan setelah studi menyeluruh oleh kepemimpinan Palestina untuk meningkatkan tekanan Palestina untuk mengadakan pemilihan nanti dengan cara yang terhormat di semua wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur.
Sweilem mengatakan dia yakin bahwa berpegang teguh pada pemilihan umum di Yerusalem Timur telah memberlakukan fait achievement politik baru pada Israel dan komunitas internasional untuk membawa kota suci itu ke garis depan perjuangan Palestina.
Lihat Juga :