Menteri Pertama Skotlandia Sebut Aksi Israel di Yerusalem Timur Tak Termaafkan
Minggu, 09 Mei 2021 - 11:17 WIB
Sementara itu, sebelumnyaIranmendesak PBB mengutuk tindakan polisiIsraeldi kompleks masjid Al-Aqsa, Yerusalem timur, yang dianggap sebagai "kejahatan perang."
Lebih dari 200 orang terluka pada Jumat (7/5) malam ketika polisi Israel menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah warga Palestina di tempat tersuci ketiga umat Islam. Baca juga: Masjid Al Aqsa Membara: Israel Tembak Pria Palestina Hingga Kehilangan Mata
“Iran mengutuk serangan terhadap masjid Al-Aqsa oleh militer rezim penjajah Quds (Yerusalem). Kejahatan perang ini sekali lagi membuktikan kepada dunia sifat kriminal dari rezim Zionis yang tidak sah," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh.
“Iran menyerukan kepada PBBdan lembaga internasional terkait lainnya untuk bertindak sesuai kewajiban mereka yang pasti untuk menghadapi kejahatan perang ini," imbuhnya.
Lebih dari 200 orang terluka pada Jumat (7/5) malam ketika polisi Israel menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah warga Palestina di tempat tersuci ketiga umat Islam. Baca juga: Masjid Al Aqsa Membara: Israel Tembak Pria Palestina Hingga Kehilangan Mata
“Iran mengutuk serangan terhadap masjid Al-Aqsa oleh militer rezim penjajah Quds (Yerusalem). Kejahatan perang ini sekali lagi membuktikan kepada dunia sifat kriminal dari rezim Zionis yang tidak sah," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh.
“Iran menyerukan kepada PBBdan lembaga internasional terkait lainnya untuk bertindak sesuai kewajiban mereka yang pasti untuk menghadapi kejahatan perang ini," imbuhnya.
(esn)
Lihat Juga :