Jenderal Arab Saudi Digugat di Prancis atas Penyiksaan Khashoggi
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:18 WIB
Pada bulan Februari lalu, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi pada Assiri serta unit elite Saudi atas peran mereka dalam pembunuhan jurnalis pengkritik rezim kerajaan tersebut.
Departemen Keuangan AS mengatakan akan memblokir aset dan mengkriminalisasi transaksi dengan Pasukan Intervensi Cepat, yang menurut laporan intelijen yang tidak diklasifikasikan bertanggung jawab kepada Putra Mahkota Mohammad bin Salman, serta al-Assiri.
"Assiri adalah penyelenggara dan perencana misi yang menyebabkan penyiksaan dan kemudian pembunuhan jurnalis," bunyi dokumen gugatan yang diajukan di pengadilan Paris pada hari Jumat.
Assiri, bagian dari lingkaran dalam Putra Mahkota MBS, dibebaskan dalam persidangan tertutup di Arab Saudi yang dikritik tajam oleh kelompok hak asasi manusia.
Khashoggi yang berusia 59 tahun dicekik dan tubuhnya dipotong-potong oleh pasukan Saudi yang terdiri dari 15 orang di dalam konsulat Istanbul. Namun, sisa-sisa jenazahnya belum ditemukan hingga saat ini.
Pengadilan Arab Saudi menghukum 11 terdakwa tak dikenal pada Desember 2019 atas pembunuhan tersebut setelah ada tekanan internasional.
Departemen Keuangan AS mengatakan akan memblokir aset dan mengkriminalisasi transaksi dengan Pasukan Intervensi Cepat, yang menurut laporan intelijen yang tidak diklasifikasikan bertanggung jawab kepada Putra Mahkota Mohammad bin Salman, serta al-Assiri.
"Assiri adalah penyelenggara dan perencana misi yang menyebabkan penyiksaan dan kemudian pembunuhan jurnalis," bunyi dokumen gugatan yang diajukan di pengadilan Paris pada hari Jumat.
Assiri, bagian dari lingkaran dalam Putra Mahkota MBS, dibebaskan dalam persidangan tertutup di Arab Saudi yang dikritik tajam oleh kelompok hak asasi manusia.
Khashoggi yang berusia 59 tahun dicekik dan tubuhnya dipotong-potong oleh pasukan Saudi yang terdiri dari 15 orang di dalam konsulat Istanbul. Namun, sisa-sisa jenazahnya belum ditemukan hingga saat ini.
Pengadilan Arab Saudi menghukum 11 terdakwa tak dikenal pada Desember 2019 atas pembunuhan tersebut setelah ada tekanan internasional.
Lihat Juga :