Resmi, Biden Akui Genosida Armenia oleh Kekaisaran Ottoman

Minggu, 25 April 2021 - 07:30 WIB
Presiden Barack Obama dan Donald Trump sama-sama menghindari penggunaan kata genosida untuk menghindari kemarahan Ankara.

Tetapi Biden telah memutuskan bahwa hubungan dengan Turki dan Erdogan - yang telah memburuk selama beberapa tahun terakhir - tidak boleh mencegah penggunaan istilah yang akan memvalidasi penderitaan orang-orang Armenia lebih dari satu abad yang lalu dan menandakan komitmen terhadap hak asasi manusia hari ini.

Sebelumnya, Biden telah berbicara melalui telepon dengan Erdogan pada hari Jumat. Ini adalah percakapan pertamanya dengan pemimpin Turki itu sejak menjabat sebagai Presieden AS. Jangka waktu yang lama tanpa komunikasi telah ditafsirkan sebagai tanda bahwa Biden kurang mementingkan hubungan AS dengan Turki ke depannya.

Kedua pria itu sepakat untuk bertemu langsung di sela-sela KTT NATO pertengahan Juni ini di Brussels. Gedung Putih mengatakan Biden menyampaikan minatnya pada hubungan bilateral yang konstruktif dengan area kerja sama yang diperluas dan manajemen perselisihan yang efektif, tetapi pernyataan itu tidak menyebutkan masalah genosida Armenia.

Baca juga: Telepon Erdogan, Biden Akan Akui Genosida Armenia oleh Kekaisaran Ottoman
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!