Diprotes, Taman di China Hilangkan Patung Wanita Menyusui Ibu Mertuanya

Kamis, 22 April 2021 - 12:04 WIB
Cerita-cerita itu berasal dari buku China kuno "The Twenty-four Filial Exemplars".

Para pengguna internet China mengatakan konotasi dan pengejaran moralitas telah berubah seiring waktu dan beberapa interpretasi kuno tentang kesalehan berbakti dalam buku kuno harus dibuang.

Baca juga: Israel Diguncang Ledakan, Sirene Dekat Situs Nuklir Dimona Meraung-raung

Kesalehan itu merupakan nilai tradisional yang telah diwariskan oleh orang China dari generasi ke generasi sejak Dinasti Zhou Barat China (1046 SM-771 SM).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!