Presiden Ukraina Tantang Putin Bertemu di Zona Konflik
Rabu, 21 April 2021 - 05:09 WIB
Ia menegaskan bahwa Ukraina ingin mengakhiri konflik melalui diplomasi tetapi siap untuk mempertahankan diri jika diserang.
"Apakah Ukraina menginginkan perang? Tidak. Tapi apakah Ukraina siap untuk perang? Ya," tegasnya.
Baca juga: Hadapi Rusia, Inggris Bela Ukraina dengan 2 Kapal Perang dan Jet Tempur F-35
Kyiv dan Moskow saling menyalahkan atas meningkatnya bentrokan di Donbass, tempat pasukan Ukraina bertempur melawan pasukan yang didukung Rusia dalam konflik yang menurut Kiev telah menewaskan 14.000 orang sejak 2014.
Ukraina, sekutu Baratnya, dan NATO menuduh Rusia melakukan peningkatan pasukan "provokatif" di perbatasan timur Ukraina dan di Crimea. Rusia pada gilirannya menuduh Amerika Serikat (AS) dan NATO melakukan "aktivitas provokatif" di kawasan Laut Hitam.
"Apakah Ukraina menginginkan perang? Tidak. Tapi apakah Ukraina siap untuk perang? Ya," tegasnya.
Baca juga: Hadapi Rusia, Inggris Bela Ukraina dengan 2 Kapal Perang dan Jet Tempur F-35
Kyiv dan Moskow saling menyalahkan atas meningkatnya bentrokan di Donbass, tempat pasukan Ukraina bertempur melawan pasukan yang didukung Rusia dalam konflik yang menurut Kiev telah menewaskan 14.000 orang sejak 2014.
Ukraina, sekutu Baratnya, dan NATO menuduh Rusia melakukan peningkatan pasukan "provokatif" di perbatasan timur Ukraina dan di Crimea. Rusia pada gilirannya menuduh Amerika Serikat (AS) dan NATO melakukan "aktivitas provokatif" di kawasan Laut Hitam.
(ian)
Lihat Juga :