Mogok Makan, Navalny Mengaku Diancam Akan Dicekoki Oleh Sipir
Jum'at, 16 April 2021 - 22:25 WIB
Dalam sebuah postingan di halaman Instagram miliknya, yang digunakan sekutunya untuk memberikan update berdasarkan informasi dari pengacaranya yang rutin mengunjunginya, Navalny mengatakan bahwa ia mengalami pusing namun ia dapat berjalan.
"Ada seorang kolonel wanita berdiri di dekat saya pagi ini dan berkata: tes darah Anda menunjukkan kerusakan serius pada kesehatan Anda dan (bahwa ada) risiko. Jika Anda tidak berhenti melakukan mogok makan, kami siap untuk mulai mencekok kamu sekarang," tulisnya.
"Dia kemudian bercerita tentang nikmatnya mencekok paksa. Baju pengekang dan kesenangan lainnya," katanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/4/2021).
Baca juga: Rusia: Setop Sebut Oposisi, Navalny Cs Agen NATO
Rusia memenjarakan Navalny selama dua setengah tahun pada Februari lalu karena pelanggaran pembebasan bersyarat yang katanya dibuat-buat. Dia ditangkap di perbatasan ketika dia kembali ke Rusia dari Jerman di mana dia telah pulih dari keracunan zat saraf.
"Ada seorang kolonel wanita berdiri di dekat saya pagi ini dan berkata: tes darah Anda menunjukkan kerusakan serius pada kesehatan Anda dan (bahwa ada) risiko. Jika Anda tidak berhenti melakukan mogok makan, kami siap untuk mulai mencekok kamu sekarang," tulisnya.
"Dia kemudian bercerita tentang nikmatnya mencekok paksa. Baju pengekang dan kesenangan lainnya," katanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/4/2021).
Baca juga: Rusia: Setop Sebut Oposisi, Navalny Cs Agen NATO
Rusia memenjarakan Navalny selama dua setengah tahun pada Februari lalu karena pelanggaran pembebasan bersyarat yang katanya dibuat-buat. Dia ditangkap di perbatasan ketika dia kembali ke Rusia dari Jerman di mana dia telah pulih dari keracunan zat saraf.
Lihat Juga :