Buntut Kisruh Kapas Xinjiang, Stasiun TV China Sensor Logo Produk Barat
Rabu, 07 April 2021 - 16:23 WIB
Namun, dua hari kemudian, pemirsa segera melihat bahwa logo merek Barat telah diburamkan pada kaos lebih dari 50 orang kontestan.
Terlepas dari semua lelucon di media sosial, banyak pengguna juga mengaku bahwa mereka "merasa kasihan" kepada pekerja pasca produksi.
"Mereka bekerja sangat keras. Saya rasa mereka tidak bisa tidur hari ini," kata salah satu pengguna Weibo, platform microblogging mirip Twitter seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/4/2021).
Perselisihan ini meletus setelah AS dan pemerintah Barat lainnya meningkatkan tekanan pada China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah barat laut Xinjiang.
Kampanye kapas Xinjiang dimulai bulan lalu ketika outlet media pemerintah China dan netizen menyerang H&M atas pernyataan yang dibuat tahun lalu, dan segera diperluas untuk memasukkan banyak merek lain.
Baca juga: Kemarahan China Menyasar Nike dan H&M Terkait Kapas Xinjiang
Beberapa toko online perusahaan diblokir dan toko mereka menghilang dari beberapa peta digital.
Terlepas dari semua lelucon di media sosial, banyak pengguna juga mengaku bahwa mereka "merasa kasihan" kepada pekerja pasca produksi.
"Mereka bekerja sangat keras. Saya rasa mereka tidak bisa tidur hari ini," kata salah satu pengguna Weibo, platform microblogging mirip Twitter seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/4/2021).
Perselisihan ini meletus setelah AS dan pemerintah Barat lainnya meningkatkan tekanan pada China atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di wilayah barat laut Xinjiang.
Kampanye kapas Xinjiang dimulai bulan lalu ketika outlet media pemerintah China dan netizen menyerang H&M atas pernyataan yang dibuat tahun lalu, dan segera diperluas untuk memasukkan banyak merek lain.
Baca juga: Kemarahan China Menyasar Nike dan H&M Terkait Kapas Xinjiang
Beberapa toko online perusahaan diblokir dan toko mereka menghilang dari beberapa peta digital.
Lihat Juga :