Pertontonkan Kartun Nabi Muhammad, Guru Inggris Sembunyi dan Menangis Takut Dibunuh

Selasa, 30 Maret 2021 - 12:58 WIB
"Anak saya terus menangis dan mengatakan bahwa semuanya sudah berakhir untuknya," katanya kepada Mail Online, Senin (29/3/2021).

“Dia khawatir dia dan keluarganya akan dibunuh," lanjut dia.

“Dia tahu bahwa dia tidak akan bisa kembali bekerja atau tinggal di Batley. Itu akan menjadi terlalu berbahaya bagi dia dan keluarganya."

“Lihat apa yang terjadi pada guru di Prancis yang terbunuh karena melakukan hal yang sama. Akhirnya mereka akan mendapatkan anak saya dan dia tahu ini," imbuh dia merujuk pada Samuel Paty, guru Prancis yang dipenggal pengungsi Chechnya di pinggiran Paris.

"Seluruh dunianya telah terbalik. Dia hancur dan hancur," katanya.

Dia juga menyalahkan sekolah atas penanganan insiden tersebut. "Sekolah telah melempar anak saya ke bawah bus," katanya.

“Pelajaran yang dia sampaikan yaitu gambar Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari kurikulum, sudah disetujui pihak sekolah," paparnya.

“Guru lain telah melakukan hal yang sama persis."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!