Ibu Muda Ini Tinggalkan Bayinya Mati Kelaparan demi Pesta 6 Hari

Sabtu, 27 Maret 2021 - 10:43 WIB
Kudi, yang menangis di dock Pengadilan Lewes Crown selama penampilannya pekan lalu, kini telah mengaku bersalah atas pembunuhan antara 4 hingga 12 Desember lalu.

Dia dijadwalkan untuk diadili akhir tahun ini tetapi pembelaannya diterima oleh jaksa penuntut.

Mengutip laporan The Sun, Sabtu (27/3/2021), Ibu remaja itu akan dijatuhi hukuman pada 28 Mei mendatang sambil menunggu laporan psikologi—tetapi diperingatkan bahwa tanggal tersebut bisa diundur.

Baca juga: Biden Awalnya Tertawakan Tembakan Rudal Korut, tapi Kini Mengancam

Kudi telah mendekam di penjara sejak didakwa pada Oktober tahun lalu.

Tidak ada rincian lebih lanjut tentang bagaimana bayi yang tragis itu dibiarkan begitu lama oleh Ibunya yang diungkapkan pada sidang singkat kemarin.

Saat itu, Kudi tinggal di perumahan yang didukung untuk keluarga muda yang dikelola oleh organisasi YMCA atas nama Dewan Kota Brighton dan Hove.

Staf di unit tersebut menelepon polisi setelah meninjau rekaman CCTV setelah kematian bayi tersebut.

Asiah berada di bawah rencana perlindungan anak tetapi tidak ada pekerja sosial yang ditugaskan ketika dia meninggal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!