Studi Ungkap Sikap Anti-Israel dan Anti-Zionis Meningkat di Kampus AS
Senin, 22 Maret 2021 - 06:06 WIB
"Israel terus di delegitimasi dan dicap sebagai negara paria," ujarnya, seperti dilansir Anadolu Agency.
Banyak siswa memandang siswa Yahudi, sebagian besar dari mereka mendefinisikan diri sebagai Zionis menurut penulis, sebagai imperialis, rasis dan bahkan Nazi, dan supremasi kulit putih.
Baca: Israel Paksa Mahmoud Abbas Membatalkan Pemilu Palestina
Studi tersebut mengatakan beberapa siswa dianggap menyimpan keyakinan Zionis dan mereka yang mengidentifikasi diri dengan Israel telah ditanyai tentang kesesuaian mereka untuk melayani dalam posisi kepemimpinan.
Menurut penelitian tersebut, jumlah mahasiswa Amerika yang mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) telah meningkat setelah pembunuhan George Floyd pada tahun 2020 yang memperkuat persekutuan antara pendukung BDS dan gerakan Black Lives Matter.
Banyak siswa memandang siswa Yahudi, sebagian besar dari mereka mendefinisikan diri sebagai Zionis menurut penulis, sebagai imperialis, rasis dan bahkan Nazi, dan supremasi kulit putih.
Baca: Israel Paksa Mahmoud Abbas Membatalkan Pemilu Palestina
Studi tersebut mengatakan beberapa siswa dianggap menyimpan keyakinan Zionis dan mereka yang mengidentifikasi diri dengan Israel telah ditanyai tentang kesesuaian mereka untuk melayani dalam posisi kepemimpinan.
Menurut penelitian tersebut, jumlah mahasiswa Amerika yang mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) telah meningkat setelah pembunuhan George Floyd pada tahun 2020 yang memperkuat persekutuan antara pendukung BDS dan gerakan Black Lives Matter.
Lihat Juga :