Pejabat Intelijen Bulgaria Dituntut Atas Dugaan Mata-mata untuk Rusia
Sabtu, 20 Maret 2021 - 01:06 WIB
Juru bicara di kantor kejaksaan negara, Siyka Mileva mengatakan, pemimpin kelompok itu menggunakan istrinya untuk menyampaikan informasi kepada seorang pejabat di kedutaan Rusia di Sofia.
Baca juga: Penumpang Bikin Keributan, Air France Mendarat Darurat di Bulgaria
"Kami dapat menyimpulkan bahwa kelompok kriminal telah menimbulkan ancaman serius bagi keamanan nasional dengan mengumpulkan dan menyerahkan informasi negara asing yang merupakan rahasia negara Bulgaria, NATO dan Uni Eropa," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/3/2021).
Jaksa penuntut mengatakan kelompok itu telah beroperasi lama dan penyelidikan sedang berlangsung.
Terkait hal tersebut, Kedutaan Besar Rusia di Sofia mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya, pihaknya mengharapkan bahwa sampai pengadilan memutuskan kasus itu, semua spekulasi tentang dugaan keterlibatan Rusia dalam kegiatan intelijen terhadap kepentingan Bulgaria harus dihentikan.
Baca juga: Penumpang Bikin Keributan, Air France Mendarat Darurat di Bulgaria
"Kami dapat menyimpulkan bahwa kelompok kriminal telah menimbulkan ancaman serius bagi keamanan nasional dengan mengumpulkan dan menyerahkan informasi negara asing yang merupakan rahasia negara Bulgaria, NATO dan Uni Eropa," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/3/2021).
Jaksa penuntut mengatakan kelompok itu telah beroperasi lama dan penyelidikan sedang berlangsung.
Terkait hal tersebut, Kedutaan Besar Rusia di Sofia mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya, pihaknya mengharapkan bahwa sampai pengadilan memutuskan kasus itu, semua spekulasi tentang dugaan keterlibatan Rusia dalam kegiatan intelijen terhadap kepentingan Bulgaria harus dihentikan.
Lihat Juga :