Paus: 'Bahkan Saya Berlutut di Jalan-jalan Myanmar dan Bilang Hentikan Kekerasan'
Rabu, 17 Maret 2021 - 18:02 WIB
“Sekali lagi dan dengan banyak kesedihan saya merasakan urgensi untuk berbicara tentang situasi dramatis di Myanmar, di mana banyak orang, kebanyakan dari mereka yang masih muda, kehilangan nyawa mereka untuk menawarkan harapan kepada negara mereka,” katanya, seperti dikutip Reuters.
Dalam bahasa yang melambangkan apa yang telah dilakukan pengunjuk rasa, Paus Fransiskus berkata: "Bahkan saya berlutut di jalan-jalan Myanmar dan berkata 'hentikan kekerasan'. Bahkan saya membuka tangan saya dan berkata 'Biarkan dialog menang'.”
Baca juga: Junta Myanmar Makin Beringas, 149 Demonstran Tewas
Paus Fransiskus, yang mengunjungi Myanmar pada 2017, menambahkan, “Darah tidak menyelesaikan apa pun. Dialog harus menang."
Dalam bahasa yang melambangkan apa yang telah dilakukan pengunjuk rasa, Paus Fransiskus berkata: "Bahkan saya berlutut di jalan-jalan Myanmar dan berkata 'hentikan kekerasan'. Bahkan saya membuka tangan saya dan berkata 'Biarkan dialog menang'.”
Baca juga: Junta Myanmar Makin Beringas, 149 Demonstran Tewas
Paus Fransiskus, yang mengunjungi Myanmar pada 2017, menambahkan, “Darah tidak menyelesaikan apa pun. Dialog harus menang."
(min)
Lihat Juga :