Pandemi Covid-19 Membuat Jurang Kesenjangan di AS Kian Melebar

Selasa, 16 Maret 2021 - 00:31 WIB
CDC sebut pandemi Covid-19 telah memengaruhi kelompok minoritas ras dan etnis di AS secara tidak proporsional dan terus memperdalam kesenjangan kesehatan di AS. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Pandemi Covid-19 telah memengaruhi kelompok minoritas ras dan etnis di Amerika Serikat (AS) secara tidak proporsional dan terus memperdalam kesenjangan kesehatan di negara itu. Hal itu diungkapkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

CDC menuturkan, ketidaksetaraan yang sudah berlangsung lama telah meningkatkan risiko penyakit Covid-19 yang parah dan kematian bagi banyak orang Amerika. Kondisi ini menyebabkan perbedaan antara kelompok minoritas ras, dan etnis dan orang kulit putih non-Hispanik.



"Orang Indian Amerika dan Alaska memiliki kemungkinan 3,7 kali lebih besar daripada orang kulit putih non-Hispanik untuk dirawat di rumah sakit, dan 2,4 kali lebih mungkin meninggal karena infeksi," ujar CDC, seperti dilansir Xinhua pada Selasa (16/3/2021).

Orang kulit hitam atau Afrika Amerika, jelas CDC, 2,9 kali lebih mungkin dibandingkan orang kulit putih non-Hispanik untuk dirawat di rumah sakit dan 1,9 kali lebih mungkin meninggal karena Covid-19.Baca juga: Simalakama Paket Stimulus AS: Disebut Bisa Tingkatkan Inflasi

Sementara itu, papar CDC, orang Hispanik dan Latin 3,1 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dibandingkan orang kulit putih non-Hispanik, dan 2,3 kali lebih mungkin meninggal akibat Covid-19.

Studi itu juga menunjukkan bahwa di antara orang-orang di bawah usia 25 tahun, perbedaan insiden kasus Covid-19 lebih tinggi di antara sebagian besar kelompok minoritas ras dan etnis, terutama di awal tahun 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!