Polisi Rusia Gerebek Forum Oposisi, Ratusan Orang Ditangkap

Minggu, 14 Maret 2021 - 11:10 WIB
"Tujuan mereka adalah untuk menakut-nakuti orang agar tidak terlibat dalam politik," kata Andrei Pivovarov, seorang politisi yang membantu mengatur forum tersebut, dalam sebuah video yang direkam saat dia berada di dalam mobil polisi seperti dikutip dari Sydney Morning Herald, Minggu (14/3/2021).

Baca juga: AS dan UE Sanksi Rusia atas Tuduhan Meracuni Navalny

Pivovarov telah memainkan peran utama dalam Open Russia, sebuah kelompok yang didanai oleh taipan Rusia yang diasingkan, Mikhail Khodorkovsky. Khodorkovsky pindah ke London setelah menghabiskan 10 tahun penjara di Rusia atas tuduhan yang secara luas dipandang sebagai balas dendam politik karena menantang pemerintahan Presiden Vladimir Putin.

Undang-undang tahun 2015 memperkenalkan hukuman pidana untuk keanggotaan dalam organisasi yang "tidak diinginkan". Pemerintah telah menggunakan undang-undang tersebut untuk melarang sekitar 30 kelompok, termasuk Rusia Terbuka.

Undang-undang sebelumnya mewajibkan organisasi non-pemerintah yang menerima dana asing dan terlibat dalam aktivitas yang secara bebas digambarkan sebagai politik untuk mendaftar sebagai "agen asing".

Baca juga: Rusia: Setop Sebut Oposisi, Navalny Cs Agen NATO

Undang-undang tersebut telah banyak dikritik sebagai bagian dari upaya Kremlin untuk membungkam perbedaan pendapat, tetapi pihak berwenang Rusia menggambarkannya sebagai respons yang sesuai atas dugaan upaya Barat untuk merusak negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!