Arab Saudi Waspada Rudal-rudal Iran di Gurun Irak Targetkan Kerajaan

Sabtu, 06 Maret 2021 - 16:38 WIB
"Sebagian besar serangan baru-baru ini diklaim faksi-faksi baru dan kecil, tetapi pada akhirnya, mereka semua didukung Iran dan berafiliasi dengan faksi yang lebih besar. Mereka tidak akan bergerak tanpa bimbingan dari pemimpin kelompok bersenjata utama dan Garda Revolusi Islam," ungkap seorang sumber militer Irak.

Jenderal Al-Ruwaili mengatakan kepada para perwira Irak tentang ketidaknyamanan terkait penggunaan wilayah Irak untuk menargetkan Arab Saudi.

Dia mengusulkan rencana keamanan untuk mengamankan perbatasan dan mencegah serangan serupa di masa depan.

"Kami memahami kemarahan Riyadh, dan kami mencoba meyakinkan Jenderal Al-Ruwaili," ujar sumber Irak itu.

Sumber itu menjelaskan, "Kerja sama keamanan merupakan bagian integral dari kemitraan politik dan komersial antara kedua negara."

Irak telah berusaha memperkuat hubungannya dengan Saudi baru-baru ini. Menteri dalam negeri dan luar negeri Irak mengunjungi Riyadh untuk pertemuan pada akhir Februari, meskipun tidak semua orang senang dengan langkah tersebut.

"Alih-alih menghadapi campur tangan Saudi di daerah Sunni di Irak," keluh seorang politisi Syiah Irak dari Partai Dawa Islam.

Dia menambahkan, "Pemerintah (Perdana Menteri) Al-Kadhimi berusaha memungkinkan Riyadh untuk lebih mengeksploitasi Irak. Al-Kadhimi berpikir Arab Saudi akan menyelamatkannya, tapi itu tidak akan terjadi."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!