Tegas, WHO Larang Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Obati COVID-19

Selasa, 02 Maret 2021 - 22:13 WIB
Baca juga: WHO Setop Percobaan Obati Pasien Covid-19 dengan Hydroxychloroquine

Obat tersebut, yang digunakan untuk mengobati malaria, lupus dan rheumatoid arthritis, menjadi terkenal ketika Trump dan anggota pemerintahannya yang lain mempromosikannya dengan gencar. Mantan presiden AS itu tertular virus COVID-19 pada bulan Oktober, dan menerima perawatan antibodi monoklonal tanpa izin di Pusat Medis Walter Reed.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS awalnya mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk obat tersebut Maret lalu. Badan itu kemudian mencabut otorisasi pada bulan Juni, setelah ditetapkan bahwa obat tersebut tidak mungkin efektif dalam mengobati COVID-19 untuk penggunaan resmi.

Regulator federal sebelumnya telah memperingatkan penggunaan hydroxychloroquine kecuali di rumah sakit dan studi formal karena risiko efek samping, terutama masalah irama jantung.

Baca juga: COVID-19 Mewabah, Palestina Tutup Sekolah di Tepi Barat
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!