Selain Indonesia, Ratusan Negara Dukung Penyelidikan Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 14:02 WIB
82. Somalia
83. South Africa (Afrika Selatan)
84. South Sudan (Sudan Selatan)
85. Sudan
86. Togo
87. Tunisia
88. Uganda
89. United Republic of Tanzania
90. Zambia
91. Zimbabwe
92. Austria
93. Italia
94. Belgia
94. Latvia
95. Bulgaria
96. Lithuania
97. Croatia (Kroasia)
98. Luxembourg
99. Cyprus (Siprus)
100. Malta
101. Czechia
102. Netherlands (Belanda)
103. Denmark
104. Polandia
105. Estonia
106. Portugal
107. Finlandia
108. Romania
109. France (Prancis)
110. Slovakia (Slowakia)
111. Jerman
112. Slovenia
113. Yunani
114. Spanyol
115. Hungaria
116. Swedia
117. Irlandia
118. Tunisia
119. Turki
120. Ukraina
121. Inggris Raya
122. Irlandia Utara.
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne juga mengatakan dia berharap mosi ini akan berlalu, menandai kemenangan strategis utama bagi Australia. (Baca juga: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )
"Kami sangat terdorong oleh tumbuhnya tingkat dukungan untuk gerakan Majelis Kesehatan Dunia yang komprehensif," katanya.
83. South Africa (Afrika Selatan)
84. South Sudan (Sudan Selatan)
85. Sudan
86. Togo
87. Tunisia
88. Uganda
89. United Republic of Tanzania
90. Zambia
91. Zimbabwe
92. Austria
93. Italia
94. Belgia
94. Latvia
95. Bulgaria
96. Lithuania
97. Croatia (Kroasia)
98. Luxembourg
99. Cyprus (Siprus)
100. Malta
101. Czechia
102. Netherlands (Belanda)
103. Denmark
104. Polandia
105. Estonia
106. Portugal
107. Finlandia
108. Romania
109. France (Prancis)
110. Slovakia (Slowakia)
111. Jerman
112. Slovenia
113. Yunani
114. Spanyol
115. Hungaria
116. Swedia
117. Irlandia
118. Tunisia
119. Turki
120. Ukraina
121. Inggris Raya
122. Irlandia Utara.
Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne juga mengatakan dia berharap mosi ini akan berlalu, menandai kemenangan strategis utama bagi Australia. (Baca juga: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )
"Kami sangat terdorong oleh tumbuhnya tingkat dukungan untuk gerakan Majelis Kesehatan Dunia yang komprehensif," katanya.
(min)
Lihat Juga :