Demonstran Anti-Kudeta Marah, Indonesia: Keinginan Rakyat Myanmar Harus Dihormati

Selasa, 23 Februari 2021 - 14:13 WIB
Baca juga: Rekaman Bocor Lagi, Wapres Gila Seks Ini Undang Selingkuhan ke Hotel

Militer Myanmar merebut kekuasaan pada 1 Februari setelah komisi pemilu menolak tuduhan kecurangan, setelah partainya Suu Kyi [Liga Nasional untuk Demokrasi atau NLD] menyapu bersih pemungutan suara dengan kemenangan telak. Junta militer menjanjikan pemilu baru, tapi tanpa menetapkan jadwal yang pasti.

Kudeta tersebut telah memicu protes massal setiap hari selama hampir tiga minggu dan mogok kerja oleh banyak pegawai pemerintah.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!