Parlemen Kanada: Perlakuan China terhadap Muslim Uighur Genosida!

Selasa, 23 Februari 2021 - 09:44 WIB
Setelah Kanada menangkap Chief Financial Officer (CEO) Huawei Meng Wanzhou pada 2018 atas surat perintah AS, China menahan dua warga Kanada atas tuduhan mata-mata, yang memicu ketegangan diplomatik yang berkepanjangan antara kedua negara.

China telah dikecam secara luas karena mendirikan kompleks di Xinjiang yang digambarkannya sebagai "pusat pelatihan kejuruan" untuk membasmi ekstremisme dan memberi orang keterampilan baru, dan yang oleh orang lain disebut kamp konsentrasi.

Beijing membantah tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Xinjiang.

Namun, mengutip kesaksian, dokumen dan laporan media tentang pelanggaran HAM terhadap orang Uighur, anggota parlemen Konservatif Michael Chong berkata; “Kami tidak bisa lagi mengabaikan ini. Kita harus menyebutnya apa adanya—genosida."

Baca juga: China Ajak Reset Hubungan, AS: Beijing Coba Ngeles dari Kesalahan

Trudeau enggan menggunakan kata genosida, menunjukkan bahwa mencari konsensus luas di antara sekutu Barat tentang masalah HAM di China akan menjadi pendekatan terbaik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!