Kematian COVID-19 di AS Dekati 500.000 Jiwa, Fauci: Situasi Mengerikan
Senin, 22 Februari 2021 - 10:45 WIB
"Biden akan menggunakan suara dan platformnya sendiri untuk mengambil waktu sejenak untuk mengingat orang-orang yang nyawanya telah hilang, keluarga yang masih menderita...pada saat yang masih sangat sulit di negara ini," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki, seperti dikutip Reuters, Senin (22/2/2021).
Baca juga: Vaksin COVID-19 Jadi 'Senjata' Israel Bebaskan Warganya dari Suriah
Lebih dari 28 juta kasus Covid telah mengguncang Amerika Serikat dan 497.862 orang telah meninggal, bahkan kematian rata-rata harian dan rawat inap telah turun ke tingkat terendah sejak sebelum perayaan Thanksgiving dan Natal. Virus itu mengambil satu tahun penuh dari harapan hidup rata-rata di Amerika Serikat, kematian terbesar sejak Perang Dunia Kedua.
"Meskipun penurunan tersebut sangat luar biasa ... kami masih berada pada level yang sangat tinggi," kata Fauci dalam wawancara terpisah di program Meet the Press NBC News.
"Kami ingin mendapatkan nilai dasar itu sangat, sangat, sangat rendah sebelum kami mulai berpikir bahwa kami sudah keluar dari hutan," ujarnya, menggambarkan situasi krisis COVID-19 di AS.
Baca juga: Vaksin COVID-19 Jadi 'Senjata' Israel Bebaskan Warganya dari Suriah
Lebih dari 28 juta kasus Covid telah mengguncang Amerika Serikat dan 497.862 orang telah meninggal, bahkan kematian rata-rata harian dan rawat inap telah turun ke tingkat terendah sejak sebelum perayaan Thanksgiving dan Natal. Virus itu mengambil satu tahun penuh dari harapan hidup rata-rata di Amerika Serikat, kematian terbesar sejak Perang Dunia Kedua.
"Meskipun penurunan tersebut sangat luar biasa ... kami masih berada pada level yang sangat tinggi," kata Fauci dalam wawancara terpisah di program Meet the Press NBC News.
"Kami ingin mendapatkan nilai dasar itu sangat, sangat, sangat rendah sebelum kami mulai berpikir bahwa kami sudah keluar dari hutan," ujarnya, menggambarkan situasi krisis COVID-19 di AS.
(min)
Lihat Juga :