Anggota ISIS Tuntut Swedia atas Dugaan Pelanggaran HAM
Minggu, 21 Februari 2021 - 10:58 WIB
Tim hukum menggambarkan kondisi di kamp al-Hol dan Roj di timur laut Suriah sebagai "tidak manusiawi". Mereka mengutip kekerasan fisik dan seksual, kurangnya produk makanan pokok, sanitasi yang buruk, dan perawatan medis yang tidak memadai dan merujuk pada Utusan Khusus PBB Fionnuala Ni Aolain menyamakannya dengan penyiksaan.
“Mudah-mudahan, Swedia akan segera menanggapi seruan dari PBB untuk bertanggung jawab dan membantu orang-orang ini (kembali) ke rumah. Para wanita dan anak-anak Swedia di kamp-kamp itu sepenuhnya bergantung pada intervensi negara Swedia untuk menyelamatkan mereka dari situasi mengerikan disana," ungkapnya.
Mereka menekankan bahwa Kementerian Luar Negeri Swedia hingga hari ini tidak aktif bekerja, atau tertarik untuk membantu para wanita ini kembali ke Swedia. Baca juga: ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Sebaliknya, tegasnya, beberapa negara Eropa telah memenuhi tuntutan PBB dan permintaan pemerintah Kurdi yang mengontrol kamp untuk membawa pulang perempuan dan anak-anak.
"Misalnya, Jerman dan Finlandia baru-baru ini melakukannya pada Desember 2020," tegasnya. Baca juga: Terlalu Futuristik, Mobil Listrik Swedia Polestar 1 Segera Disuntik Mati
“Mudah-mudahan, Swedia akan segera menanggapi seruan dari PBB untuk bertanggung jawab dan membantu orang-orang ini (kembali) ke rumah. Para wanita dan anak-anak Swedia di kamp-kamp itu sepenuhnya bergantung pada intervensi negara Swedia untuk menyelamatkan mereka dari situasi mengerikan disana," ungkapnya.
Mereka menekankan bahwa Kementerian Luar Negeri Swedia hingga hari ini tidak aktif bekerja, atau tertarik untuk membantu para wanita ini kembali ke Swedia. Baca juga: ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Sebaliknya, tegasnya, beberapa negara Eropa telah memenuhi tuntutan PBB dan permintaan pemerintah Kurdi yang mengontrol kamp untuk membawa pulang perempuan dan anak-anak.
"Misalnya, Jerman dan Finlandia baru-baru ini melakukannya pada Desember 2020," tegasnya. Baca juga: Terlalu Futuristik, Mobil Listrik Swedia Polestar 1 Segera Disuntik Mati
(esn)
Lihat Juga :