Saat Dipenjara, Aktivis Perempuan Saudi Disebut Dipaksa Lakukan Tindakan Seks

Jum'at, 12 Februari 2021 - 02:29 WIB
Menurut BBC, keluarganya sekarang akan menuntut keadilan bagi para penyiksa Loujain al-Houthloul.

Keluarga Al-Hathloul sekarang memuji pemerintahan Joe Biden karena membantu mengamankan pembebasan awal aktivis tersebut.

"Dia dibebaskan setelah beberapa minggu setelah [Presiden] Biden berkuasa. Tanpa tekanan internasional, kami tidak dapat memperoleh sesuatu di Arab Saudi," kata saudara perempuannya, Alia al-Hathloul, kepada wartawan, Kamis.

"Terima kasih Presiden, itu membantu membebaskan adik saya."

Presiden Biden, dalam pidatonya di Pentagon pada hari Rabu, menggambarkan pembebasan al-Hathloul sebagai "berita selamat datang".

"Dia adalah aktivis yang kuat untuk hak-hak perempuan dan membebaskannya adalah hal yang benar untuk dilakukan," katanya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengatakan pada Rabu bahwa dia menyambut baik pembebasan al-Hathloul dan "berbagi kelegaan" dengan keluarganya.

Tidak ada komentar langsung dari otoritas Saudi tentang pembebasannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!