Pertaruhkan Nyawa Demi Kebenaran, Ini 10 Jurnalis Investigasi Paling Bernyali

Sabtu, 06 Februari 2021 - 12:32 WIB
Selama 10 hari ia berada di RSJ dan harus menjalani perlakuan medis tak semestinya. Namun pengorbanan itu terbayar. Berkat liputannya, pemerintah AS memerintahkan penyidikan RSJ tersebut dan menaikkan anggaran perbaikan dan pelayanan sebesar USD850.000. (Baca juga: 6 Kota di Dunia yang Pernah Bersalin Nama, Jakarta Paling Sering)

4. Chris Terrill



Chris Terrill merupakan pakar antropologi asal Inggris dan pembuat film dokumenter. Hasil investigasinya terentang luas di berbagai bidang, mulai dari kasus bullying di sekolah hingga penyelundupan kokain yang melibatkan

Angakatan Laut Kerajaan Inggris. Hebatnya ia bekerja seorang diri.

Tahun 1992, Terrill melakukan investigasi soal penjualan orangutan dengan menyamar sebagai perantara jual beli. Dia juga pernah menyaru menjadi penjual wanita dalam liputannya soal human traf icking di Denmark, Belgia, dan Republik Dominika.

5. Peter Warren



Warren adalah jurnalis Inggris dan pernah menjadi detektif swasta di Kanada selama hampir 50 tahun. Minatnya adalah membongkar kasus yang dipetieskan atau vonis hakim yang salah. Salah satu liputannya terkenal adalah soal vonis David Milgaard yang dijebloskan ke Penjara Stony Mountain dengan tuduhan memperkosa pada 1974.

Dari data awal, Warren mencurigai bahwa vonis hakim terhadap Milgaard keliru. Maka ia mengumpulkan berbagai bukti termasuk pembelaaan dari Milgaard. Hasilnya pada 1997 Milgaard dibebaskan setelah 23 tahun mendekam di balik jeruji besi. (Baca juga: Bikin Ciut Nyali Musuh, Ini Senapan Sniper Paling Mematikan di Dunia)

6. Günter Wallraff



Wallraff adalah penulis berkebangsaan Jerman yang sangat ahli melakukan penyamaran. Pada 1969, Wallraff memulai penyamaranya sebagai pecandu alkohol, tunawisma dan pekerja pabrik kimia. Penyamaranya tersebut menghasilkan sebuah laporan mendalam, "13 Undesired Reports."

Setelah itu pada 1974 dirinya pergi ke Yunani untuk melakukan penyamaran. Lalu pada 2007 ketika berusia 64 tahun, Wallraf juga melakukan penyamaran di pusat pelayanan telepon Jerman.

Karena prestasinya sebagai wartawan yang rela melakukan penyamaran beresiko tinggi, dirinya banyak meraih penghargaan salah satunya oleh pemerintah Swedia yang memasukkan namanya "Walraffa" dalam kamus besar Bahasa Swedia.

7 Donal MacIntyre
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!