AS Desak Iran Segera Kembali pada Kesepakatan Nuklir
Rabu, 03 Februari 2021 - 22:11 WIB
Dia menuturkan, sejauh ini belum ada komunikasi dengan pejabat Iran mengenai kesepakatan nuklir. Namun, dia menegaskan, AS selalu siap untuk berbicara. Baca juga: Iran Tolak Permintaan AS Ambil Langkah Pertama Kembali ke Kesepakatan Nuklir
"Kami siap untuk menjalani jalur diplomasi jika mereka kembali ke kepatuhan penuh. Namun demikian, Iran masih "jauh sekali" dan "cukup jauh" untuk kembali ke kepatuhan penuh terhadap kesepakatan nuklir," tukasnya.
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan, bahwa bukan mereka yang harus mengambil tindakan pertama untuk kembali ke kesepakatan nuklir 2015, melainkanAS. Dia mengatakan, Washington adalah pihak pertama yang melanggar kesepakatan itu.
Zarif melalui akun Twitternya mengatakan, AS harus melihat fakta sebelum membuat pernyataan.Baca juga: Ibu Ini Serahkan Nyawanya Gantikan Putrinya yang Jadi Target Pembunuh Bayaran
"Kami siap untuk menjalani jalur diplomasi jika mereka kembali ke kepatuhan penuh. Namun demikian, Iran masih "jauh sekali" dan "cukup jauh" untuk kembali ke kepatuhan penuh terhadap kesepakatan nuklir," tukasnya.
Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan, bahwa bukan mereka yang harus mengambil tindakan pertama untuk kembali ke kesepakatan nuklir 2015, melainkanAS. Dia mengatakan, Washington adalah pihak pertama yang melanggar kesepakatan itu.
Zarif melalui akun Twitternya mengatakan, AS harus melihat fakta sebelum membuat pernyataan.Baca juga: Ibu Ini Serahkan Nyawanya Gantikan Putrinya yang Jadi Target Pembunuh Bayaran
"Pemeriksaan realitas untuk (Antony) Blinken, AS melanggar JCPOA, makanan/obat-obatan yang diblokir JCPOA untuk orang Iran, dihukum untuk mematuhi UNSCR 2231. Selama kekacauan yang menjijikkan itu, Iran, sembari mematuhi JCPOA, hanya mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperkirakan," ucap Zarif.
(esn)
Lihat Juga :