3.000 Dosis Vaksin COVID-19 Palsu Dibuat di China untuk Diekspor

Rabu, 03 Februari 2021 - 00:00 WIB
Ilustrasi kandidat vaksin untuk COVID-19. Foto/REUTERS
BEIJING - Polisi China menangkap lebih dari 80 orang dan menyita lebih dari 3.000 dosis vaksin COVID-19 palsu. Para tersangka bermaksud untuk mengekspor vaksin abal-abal mereka.

Aksi polisi itu sebagai bagian dari kampanye untuk memerangi kejahatan terkait vaksin.



Baca juga: Serang Balik, China Tuding COVID-19 Berasal dari Lab Militer AS

Para tersangka telah melakukan aksi penipuan ini setidaknya sejak September tahun lalu. Menurut laporan kantor berita Xinhua kemarin, bahwa semua dosis vaksin palsu telah dilacak.

Vaksin palsu dibuat dengan menyuntikkan garam ke dalam jarum suntik.

Surat kabar corong pemerintah; Global Times, mengutip sumber yang dekat dengan produsen vaksin utama China melaporkan para tersangka mungkin bermaksud untuk mengirim ribuan vaksin palsu tersebut ke luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!